Ξ
×

Pada tahun 2015 kasus positif hiv aids berjumlah sekitar 36 juta jiwa

Pada tahun 2015 kasus positif hiv aids berjumlah sekitar 36 juta jiwa - Berikut ini adalah pernyataan lengkap dari soal matematika ini.

Soal ini merupakan soal Latihan 1.2 Matematika Kelas 10 Halaman 15 Kurikulum Merdeka Materi Pertumbuhan Eksponen .

#1 Soal Matematika Latihan 1.2 Matematika Kelas 7 Kurikulum Merdeka

2. Pada tahun 2015 kasus positif HIV-AIDS berjumlah sekitar 36 juta jiwa. Jumlah ini meningkat rata-rata 2% setiap tahun dari tahun 2010 hingga 2015. Jika peningkatan kasus positif HIV di tahun-tahun berikutnya diprediksi bertambah secara eksponen pada peningkatan 2% setiap tahun, berapa banyak kasus yang terjadi pada tahun 2020?

Jawaban Soal Matematika

Diketahui pada tahun 2015 kasus positif HIV-AIDS berjumlah sekitar 36 juta jiwa.

Kasus positif HIV-AIDS meningkat 2% setiap tahun. Jadi, diperoleh banyak kasus positif HIV-AIDS (dalam juta) sebagai berikut.

  1. Pada tahun 2015 (fase 0) yaitu:
  2. 36

  3. Pada tahun 2016 (fase 1) yaitu:
  4. 36 + (2%×36) = 36(1+2%)

  5. Pada tahun 2017 (fase 2) yaitu:
  6. 36(1+2%) + [2% × (36(1+2%))]

    = 36(1+2%)(1+2%)

    = $36(1+2 \%)^2$

  7. Pada tahun 2018 (fase 3) yaitu:
  8. 36(1+2%)(1+2%) + [2% × 36(1+2%)(1+2%)]

    = 36(1+2%)(1+2%)(1+2%)

    = $36(1+2 \%)^3$

Jadi, penambahan kasus positif HIV-AIDS dapat dimodelkan dengan fungsi eksponen:

$$f(x) = 36(1+2%)^x$$

Yang ditanyakan berapa banyak kasus yang terjadi pada tahun 2020, yaitu pada fase 5 sebagai berikut.

$$ \begin{align} f(5) &= 36(1+2 \%)^5 \\ & = 36(1+ \frac{2}{100})^5 \\ & = 36(\frac{100}{100}+ \frac{2}{100})^5 \\ & = 36(\frac{102}{100})^5 \\ & = 36(1,02)^5 \\ & = 36(1,1040808032) \\ & = 39,7469089152 \end{align}$$

Jadi, banyak kasus yang terjadi pada tahun 2020 adalah 39,7469089152 juta.

Demikianlah pembahasan soal dan jawaban Pada tahun 2015 kasus positif hiv aids berjumlah sekitar 36 juta jiwa, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Pada tahun 2015 kasus positif hiv aids berjumlah sekitar 36 juta jiwa"